Wi-Fi rumah yang terbuka atau berpassword lemah adalah undangan bagi orang lain untuk ikut memakainya. Selain membuat koneksi lemot, risikonya bisa lebih jauh — mulai dari pencurian data sampai aktivitas ilegal atas nama Anda.
Ganti Password Default
Langkah pertama yang paling penting: ganti password default router dan password Wi-Fi. Password bawaan pabrik sudah banyak diketahui orang. Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol minimal 12 karakter.
Aktifkan Enkripsi WPA2 atau WPA3
Pastikan pengaturan keamanan router memakai enkripsi WPA2, atau lebih baik lagi WPA3 jika router mendukungnya. Jangan memakai WEP — enkripsinya sudah usang dan mudah ditembus.
Matikan WPS
Fitur WPS (Wi-Fi Protected Setup) memang praktis untuk menyambungkan perangkat, tapi juga menjadi celah yang sering dimanfaatkan penyusup. Matikan fitur ini di pengaturan router.
Sembunyikan SSID jika Perlu
Menyembunyikan nama jaringan (SSID) bukan pengaman utama, tapi cukup membantu mengurangi perangkat asing yang mencoba menyambung. Kombinasikan dengan password kuat untuk hasil lebih baik.
Pantau Perangkat yang Terhubung
Rutin cek daftar perangkat yang terhubung ke Wi-Fi lewat halaman admin router. Kalau ada perangkat asing yang tidak dikenal, blokir dan segera ganti password.
Lima langkah sederhana ini bisa dilakukan dalam 10 menit dan membuat jaringan rumah Anda jauh lebih aman.