AC memang penyelamat di cuaca panas, tapi juga salah satu penyumbang tagihan listrik terbesar di rumah. Kabar baiknya, kamu bisa tetap menikmati ruangan yang sejuk tanpa tagihan melonjak hanya dengan mengatur pemakaian AC secara lebih cerdas.
Atur Suhu di Kisaran 24-26 Derajat
Banyak orang setel AC ke suhu sangat rendah dengan harapan ruangan cepat dingin. Padahal setiap penurunan satu derajat bisa menambah konsumsi listrik sekitar 5-10 persen. Suhu 24-26 derajat Celcius sudah cukup nyaman untuk beraktivitas dan tidur, sekaligus jauh lebih hemat.
Gunakan Mode dan Timer dengan Bijak
Manfaatkan mode otomatis atau eco jika tersedia, karena mode ini mengatur kerja kompresor secara efisien. Gunakan timer untuk mematikan AC secara otomatis beberapa jam setelah tidur — ruangan tetap adem, tapi tidak bekerja sia-sia semalaman. Saat suhu ruangan sudah dingin, mode kipas bisa menjadi alternatif hemat.
Jaga Kebersihan Filter Secara Rutin
Filter AC yang kotor membuat aliran udara terhambat, sehingga AC bekerja lebih keras dan boros listrik. Bersihkan filter setiap 2-4 minggu sekali dengan air mengalir dan keringkan sebelum dipasang kembali. Perawatan sederhana ini juga membuat udara di ruangan lebih sehat.
Kurangi Beban Pendinginan Ruangan
Tutup pintu dan jendela saat AC menyala agar udara dingin tidak keluar. Gunakan tirai atau gorden untuk menghalau panas matahari masuk ke ruangan. Hindari menaruh benda yang memancarkan panas, seperti rice cooker atau dispenser, terlalu dekat dengan sensor AC agar suhu ruangan terukur akurat.
Kombinasi pengaturan suhu yang tepat, timer, filter bersih, dan ruangan yang tertutup rapat akan membuat AC bekerja lebih efisien. Ruangan tetap sejuk, dompet pun tetap aman.