Telur adalah salah satu sumber protein yang murah, mudah didapat, dan serbaguna untuk berbagai masakan. Namun, telur yang tidak dipilih atau disimpan dengan benar bisa cepat rusak. Dengan beberapa trik sederhana, kamu bisa menjaga telur tetap segar dan aman dikonsumsi lebih lama.
Cara Memilih Telur yang Baik
Saat membeli, periksa cangkangnya. Pilih telur dengan cangkang bersih, utuh, dan tidak retak karena retakan bisa menjadi pintu masuk bakteri. Guncangkan telur perlahan di dekat telinga; telur segar biasanya tidak mengeluarkan bunyi. Kamu juga bisa mencelupkan telur ke dalam air: telur segar akan tenggelam, sedangkan telur yang sudah lama cenderung mengapung.
Simpan di Dalam Kulkas
Telur paling baik disimpan di dalam kulkas dengan suhu stabil. Letakkan di rak bagian dalam, bukan di pintu kulkas, karena area pintu sering terkena perubahan suhu saat dibuka-tutup. Suhu yang stabil membantu telur bertahan lebih lama.
Perhatikan Posisi Penyimpanan
Simpan telur dengan ujung tumpul menghadap ke atas. Posisi ini membuat kuning telur tetap berada di tengah dan menjaga kualitasnya. Gunakan wadah telur yang sudah tersedia agar telur tidak mudah bergeser atau pecah.
Jangan Cuci Sebelum Disimpan
Hindari mencuci telur sebelum dimasukkan ke kulkas. Telur memiliki lapisan alami pelindung yang mencegah bakteri masuk ke dalam pori-pori cangkang. Mencucinya justru menghilangkan lapisan ini dan membuat telur lebih cepat rusak. Cuci cangkang hanya sesaat sebelum telur akan digunakan.
Kenali Tanda Telur Rusak
- Bau menyengat atau tidak sedap saat cangkang dipecahkan.
- Putih telur berubah menjadi sangat encer.
- Warna kuning telur memudar atau terdapat bintik aneh.
- Isi telur berwarna keruh atau berbau busuk.
Dengan memilih telur yang baik dan menyimpannya dengan benar, bahan masakan favoritmu ini bisa bertahan berminggu-minggu. Telur segar yang tersimpan rapi juga membuat masakanmu lebih enak dan aman dinikmati sekeluarga.