Bumbu yang sudah layu atau berjamur adalah masalah umum di dapur rumah tangga. Padahal dengan cara penyimpanan yang tepat, bumbu bisa bertahan jauh lebih lama dan tetap segar.
Bumbu Segar: Keringkan dan Simpan di Kulkas
Cabai, bawang, dan jahe sebaiknya dibersihkan, dikeringkan benar-benar, lalu disimpan dalam wadah tertutup di kulkas. Pastikan tidak ada sisa air yang menempel — air adalah penyebab utama bumbu cepat busuk.
Bekukan untuk Stok Jangka Panjang
Bumbu seperti bawang putih, cabai, atau lengkuas bisa dihaluskan atau diiris lalu dibekukan. Simpan dalam kantong zip per porsi kecil sesuai kebutuhan masak. Dengan begitu, tinggal ambil secukupnya tanpa mencairkan semuanya.
Bumbu Kering: Wadah Kedap Udara dan Jauh dari Panas
Bumbu kering seperti ketumbar, merica, dan jintan sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara, di tempat sejuk, kering, dan gelap. Hindari menyimpannya dekat kompor — panas dan uap membuat bumbu cepat kehilangan aroma.
Jangan Simpan Terlalu Lama
Bumbu kering punya masa simpan terbatas. Beri label tanggal saat membeli, dan usahakan habis dalam enam bulan sampai satu tahun. Bumbu lama memang tidak berbahaya, tapi aromanya sudah jauh berkurang.
Kemangi dan Daun Lembut: Perlakukan Seperti Bunga
Daun segar seperti kemangi dan daun bawang lebih awet kalau batangnya direndam sedikit air dan ditutup plastik longgar di kulkas. Ganti airnya setiap dua hari.
Dengan penyimpanan yang benar, stok bumbu dapur Anda lebih hemat dan masakan tetap sedap.