oleh

Ketua Dewas TVRI ‘Dipecat’ DPR RI Karena Pecat Helmy Yahya

Britahu.info — DPR RI mengirimkan surat pemberhentian Arief Hidayat Thamrin dari Ketua Dewan Pengawas (Dewas) LPP TVRI kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pemberhentian ini lantaran DPR menolak pembelaan Arief atas pemecatan Helmy Yahya dari Direktur Utama (Dirut) TVRI.

Surat pemberhentian Arief ditandatangi langsung oleh Ketua DPR RI, Puan maharani tertanggal 5 Oktober 2020. Surat kepada Jokowi itu didasari rekomendasi hasil rapat Komisi I DPR.

“Penyampaian keputusan rapat intern Komisi I DPR RI tanggal 1 Oktober 2020 mengenai pemberhentian Ketua Dewan Pengawasan (Dewas) LPP TVRI sebagai Anggota Dewas LPP TVRI periode 2017-2020,” demikian bunyi surat seperti dilihat detikcom, Senin (12/10/2020).

Pembelaan Arief soal pemecatan Helmy Yahya ditolak oleh Komisi I. Arief sempat membela diri terkait keputusan Dewas TVRI memecat Helmy Yahya.

“Sehubungan dengan itu, Pimpinan DPR RI meneruskan surat Pimpinan Komisi I DPR RI yang telah memutuskan untuk menolak surat pembelaan diri tertulis Ketua Dewas LPP TVRI periode 2017-2020 sdr. Arief Hidayat Thamrin seperti yang telah disampaikan kepada DPRI,” bunyi surat.

Kasus ini bermula saat Dewas TVRI melayangkan Surat Pemberitahuan Rencana Pemberhentian (SPRP) ke Helmy Yahya pada Desember 2019. Lalu Pemberhentian itu resmi berlaku mulai 16 Januari 2020.

Helmy Yahya kemudian menyampaikan pembelaan diri lewat surat namun jawabannya tidak diterima Dewas TVRI. Pada akhirnya, Dewas TVRI tetap memberhentikan Helmy dan menunjuk penggantinya. Pemberhentian Helmy juga disampaikan Dewas ke DPR dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat surat.

Ada beberapa alasan Dewas TVRI memberhentikan Helmy, dari soal penayangan Liga Inggris di TVRI hingga masalah anggaran. Helmy juga dituding menyampaikan narasi bahwa Dewan Pengawas melakukan pengawasan yang berlebihan kepada Dewan Direksi.

Helmy juga sempat menjelaskan alasan penayangan Liga Inggris itu. Helmy mengatakan setiap stasiun televisi menginginkan sebuah program yang dapat menarik ponontonnya. Helmy menyebut bermodalkan kepercayaan jangkauan siaran, TVRI akhirnya menyiarkan Liga Inggris.

“Semua stasiun di dunia ingin memiliki sebuah program killer content atau monster content atau lokomotif content yang membuat orang menonton. TVRI karena kepercayaan orang karena jangkauan kami lima kali lipat dari TV lain akhirnya kami mendapatkan bekerjasama dengan Mola TV untuk menayangkan Liga Inggris, masyaallah,” kata Helmy saat jumpa pers di Pulau Dua Resto, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (17/1).

Sumber : detikcom

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed