Saatnya Masyarakat Untuk Bersuara, “laporkan tempat-tempat Prostitusi di Tapanuli Tengah”

  • Bagikan

TAPANULI TENGAH, Britahu.info: 5 Orang Wanita Rawan Sosial (WRS) terjaring razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tapanuli Tengah (Tapteng). Kelima WRS itu diamankan dari Lapo (Warung-red) Tuak di Kecamatan Tapian Nauli, pada Selasa (15/09/2020) malam.

Mendapatkan laporan dari Kepala Satpol PP Tapteng maka Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani langsung sidak ke Kantor Satpol PP Tapteng pada Rabu (16/09/2020).

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menyampaikan bahwa kelima orang WRS yang ditangkap di Labuan Angin, Kecamatan Tapian Nauli, tepatnya di Warung Tempat Jual Tuak (Lapo Tuak-red).

“Perlu kita ketahui, sekarang ini ada modus baru warung menjual tuak tetapi menyediakan pelayanan WRS. Untuk itu, kami berharap kepada seluruh masyarakat Tapanuli Tengah untuk mendukung pemberantasan tempat-tempat maksiat seperti ini, karena begitu sangat berisiko di lingkungan daerah kita ini” ucap Bupati Tapteng

Bupati Juga Menambahkan Kami sangat mengharapkan kerja sama kepada masyarakat Tapanuli Tengah untuk ikut bekerja sama memberikan informasi jika ada tempat-tempat maksiat di wilayah kita masing-masing supaya diinformasikan kepada kami, baik itu ke Kepolisian, TNI, Pemerintah setempat, atau melalui media sosial

“jika ada tempat-tempat narkoba, perjudian seperti Togel atau sejenisnya, harap dilaporkan supaya kita minta Kepolisian untuk mengusutnya dan kita berharap pihak Kepolisian dan Satpol PP duduk bersama Jaksa supaya bisa mempidanakan penyedia tempat tersebut dan itu sedang kita pikirkan”

Dari lima orang WRS ini, satu orang akan dicheck kembali kebenarannya dan yang empat orang lagi akan dikirim ke Rehabilitasi Parawasa di Berastagi dan Keluarganya akan dipanggil, beber Bupati Tapteng kepada awa media Britahu.info

Razia ini dilakukan atas laporan warga setempat karena telah meresahkan

  • Bagikan